Ketua DPRD Kaltara Ikuti Aksi Penghijauan Rakernas ADPSI, Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

BULELENG, KTV – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Achmad Djufrie, SE., M.M., bersama Wakil Ketua DPRD H. Muddain, ST., dan Sekretaris DPRD Provinsi Kalimantan Utara Dr. H. Mohammad Pandi, S.H., M.AP., mengikuti aksi penghijauan dan bakti sosial yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) Tahun 2026 di Kawasan Taman Wisata Alam Danau Buyan–Danau Tamblingan, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara ADPSI, Asosiasi Sekretaris DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ASDEPSI), Pemerintah Provinsi Bali, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus penguatan peran lembaga legislatif dalam mendukung agenda pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Aksi penghijauan ditandai dengan penanaman 500 bibit pohon di kawasan konservasi Danau Buyan–Danau Tamblingan. Selain itu, peserta juga menyerahkan bibit tanaman buah kepada masyarakat sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga di sekitar kawasan konservasi.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis bagi masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam.

Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Achmad Djufrie, mengatakan bahwa aksi penghijauan yang dilaksanakan dalam Rakernas ADPSI memiliki makna strategis karena menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari komitmen menjaga keseimbangan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Pelestarian lingkungan merupakan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. DPRD memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan upaya konservasi, sehingga pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan,” ujar Achmad Djufrie.

Ia menilai semangat kolaborasi yang dibangun melalui Rakernas ADPSI menjadi inspirasi bagi setiap daerah untuk memperkuat sinergi dalam menjaga kawasan konservasi, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghijauan, serta mendorong partisipasi seluruh elemen dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh dari kegiatan tersebut sangat relevan bagi Kalimantan Utara yang memiliki kekayaan hutan tropis, kawasan konservasi, dan keanekaragaman hayati yang menjadi aset strategis daerah. Karena itu, pembangunan daerah harus terus diarahkan pada prinsip keberlanjutan agar potensi tersebut tetap terjaga sekaligus mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kalimantan Utara memiliki posisi yang sangat strategis sebagai salah satu paru-paru Indonesia. Potensi tersebut harus dijaga melalui kebijakan yang mendorong pengelolaan hutan secara berkelanjutan, perlindungan kawasan konservasi, rehabilitasi lahan, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan agar pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat berjalan secara seimbang,” tambahnya.

Partisipasi DPRD Provinsi Kalimantan Utara dalam aksi penghijauan dan bakti sosial Rakernas II ADPSI Tahun 2026 menjadi cerminan komitmen lembaga legislatif untuk terus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, memperkuat kolaborasi antardaerah, serta menghadirkan kebijakan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan di Kalimantan Utara.

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top