TENGGARONG, KTV – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus memberikan perhatian serius terhadap Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), mengingat pentingnya masa usia 0–6 tahun sebagai fondasi pembentukan karakter dan kemampuan dasar anak.
Kepala Bidang PAUD Disdikbud Kukar, Pujianto, menekankan bahwa masa emas anak merupakan periode paling krusial dalam pertumbuhan. “Di usia ini, semua unsur pendidikan dan pembentukan karakter ditanamkan. PAUD menjadi garda terdepan,” ujarnya, Senin (5/5/2025).
Saat ini, terdapat 563 PAUD di Kukar, terdiri dari 36 lembaga negeri dan 527 swasta. Pemerintah daerah mendukung keberadaan PAUD melalui bantuan operasional dan penguatan sarana prasarana. Bantuan tersebut meliputi dana BOP dari pusat sebesar Rp600.000 per anak dan BOSKAB dari daerah sebesar Rp250.000 per anak.
Disdikbud juga menyediakan alat permainan edukatif (APE), fasilitas belajar seperti komputer, meja, kursi, serta bantuan buku bacaan guna meningkatkan literasi anak sejak dini. Tahun ini, Kukar turut mendorong layanan pendidikan inklusif bagi anak disabilitas dan penguatan Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
“Semua upaya ini untuk memastikan anak-anak di Kukar tumbuh dengan baik secara kognitif, sosial, dan emosional,” tutup Pujianto.