SAMARINDA, KTV – Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Timur menggelar ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa Samarinda, Kamis (11/12/2025).
Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa sekaligus momentum memperkuat semangat pengabdian perempuan Kaltim.
“Ziarah ke makam pahlawan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ibu ke-97 untuk mengenang jasa para pahlawan karena perjuangannya. Setelah ini, rombongan juga akan menuju Lapas Perempuan di Tenggarong,” ujar perwakilan DP3A Kaltim.
Ia menegaskan bahwa kunjungan ke lembaga pemasyarakatan tersebut memiliki makna penting. “Kenapa ke lapas? Karena di dalam itu ada perempuan yang butuh perhatian kita,” ujarnya. Menurutnya, perempuan yang sedang menjalani masa pembinaan juga memiliki hak untuk mendapatkan dukungan moral dan kesempatan mengembangkan diri.
Selain tabur bunga, ziarah juga diisi dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah memberikan teladan keberanian dan ketulusan. Sejumlah ASN DP3A Kaltim, perwakilan organisasi perempuan, hingga komunitas pegiat perlindungan anak turut hadir mengikuti rangkaian acara tersebut.
DP3A Kaltim menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun kualitas perempuan dan anak membutuhkan upaya kolektif dan berkelanjutan.
Mengusung tema “Perempuan Berdaya, Perempuan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045,” DP3A Kaltim mendorong perempuan untuk aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah.
“Kami mengajak perempuan di Kaltim untuk terus berusaha agar bisa berdaya dan berkarya seluas-luasnya sebagai kontribusi terhadap pembangunan daerah. Apa pun bentuk karya kita, pasti bermanfaat untuk masyarakat. Perempuan yang berdaya hadir melalui karya,” pungkasnya.
Melalui rangkaian peringatan ini, DP3A Kaltim berharap semakin banyak perempuan yang mendapatkan akses pengembangan, perlindungan, dan ruang aktualisasi diri. Pemerintah juga memastikan terus memperkuat kebijakan yang menjamin kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di berbagai sektor.
Peringatan Hari Ibu ke-97 tahun ini diharapkan menjadi penyemangat untuk meneladani perjuangan para pahlawan perempuan sekaligus memperkuat komitmen bersama mencetak generasi perempuan Kaltim yang tangguh, produktif, dan berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045.(**)





