Pemprov Kaltara Dukung Sekolah Rakyat, Solusi Pemerataan Pendidikan di Daerah 3T

BANJAR BARU, KTV – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si menghadiri peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi (STR) 9 Banjarbaru, digelar di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan (BBPPK) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (12/1).

Peresmian ini dilakukan serentak se-Indonesia langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto sebagai bagian dari program strategis nasional di bidang pendidikan.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan kehadiran 166 Sekolah Rakyat merupakan langkah awal dari target besar pemerintah hingga tahun 2029 mendatang. Ia menerangkan pemerintah menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

“Hari ini kita berhasil melihat dan meresmikan 166 Sekolah Rakyat, Sasaran kita adalah 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029, insyaallah akan tercapai,” kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga menegaskan cita-citanya untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia, dengan mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bersatu dan bekerja sama dalam menghilangkan kemiskinan dan kelaparan dari Indonesia.

“Saya mengajak seluruh bangsa Indonesia, mari kita bersatu, mari kita kerja sama untuk menghilangkan kemiskinan dan kelaparan dari Indonesia,” ucap Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa negara akan terus berjuang agar kekayaan nasional dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, melalui Sekolah Rakyat menjadi simbol kehadiran negara bagi anak-anak dari keluarga tertinggal.

Di kesempatan ini, Wagub Ingkong menyampaikan apresiasi atas peluncuran program Sekolah Rakyat yang dinilai sangat relevan dengan kondisi Kaltara sebagai wilayah perbatasan.

Wagub menjelaskan kehadiran Sekolah Rakyat menjadi solusi strategis untuk menjangkau anak-anak dari keluarga prasejahtera serta masyarakat di wilayah 3T (Terpencil, Terdepan, Terluar).

“Sekolah Rakyat di Kaltara diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas dan merata sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah perbatasan,” kata Ingkong.

Berdasarkan perintah Presiden Prabowo, Ingkong menegaskan Pemerintah Provinsi Kaltara siap mendukung penuh implementasi Sekolah Rakyat, dari sisi penyediaan sarana dan prasarana, dukungan tenaga pendidik maupun penguatan sinergi antara pemerintah pusat, daerah dan masyarakat.

“Dengan hadirnya Sekolah Rakyat di Kaltara diharapkan angka partisipasi sekolah dapat meningkat serta kesenjangan pendidikan antarwilayah dapat ditekan,” pungkasnya.

Program Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya jangka panjang pemerintah dalam membangun generasi muda yang tangguh, mandiri dan siap bersaing di masa depan.(**)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top