DWP Kaltim Dorong Terwujudnya Generasi Aman Tanpa Perundungan

SAMARINDA, KTV – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur menggelar pertemuan rutin bulanan yang dirangkaikan dengan seminar bertema “Generasi Aman Tanpa Pembulian” sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan yang aman dan ramah bagi anak serta generasi muda, bertempat di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Prov Kaltim, Selasa (13/1/2025).

Ketua DWP Kaltim, Ny. Nurul Atika Ujang, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memberi semangat baru dalam melangkah bersama sebagai perempuan berdaya menuju Indonesia Emas 2045.

Dirinya menyampaikan bahwa tema Generasi Aman Tanpa Pembulian (Perundungan) merupakan panggilan hati untuk mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi jiwa manusia, khususnya anak-anak dan generasi muda.

Img 3421

“Pembulian atau perundungan adalah persoalan serius yang berdampak pada kondisi psikologis, sosial, hingga akademis para korban. Melalui seminar ini, kita berharap seluruh anggota DWP, baik sebagai orang tua maupun pengurus organisasi, memiliki pemahaman dan komitmen yang lebih kuat untuk mencegah dan menangani pembulian secara tepat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum ini sebagai ruang diskusi dan menimba ilmu, agar dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga merasa aman, nyaman, dan dihargai.

Seminar ini menghadirkan narasumber dari RSJD Atma Husada Mahakam, Linda Dwi Novial Fitri, yang membawakan materi bertajuk “Ruang Aman Bagi Anak”. Dalam paparannya, Linda menjelaskan bahwa ruang aman bagi anak mencakup perlindungan fisik, emosional dan psikologis, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Menurut Linda, pembulian atau perundungan dapat menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan mental, rasa percaya diri dan kemampuan sosial anak.

Img 3426

“Oleh karena itu, diperlukan peran aktif orang tua, pendidik dan lingkungan sekitar dalam menciptakan suasana yang suportif, terbuka dan bebas dari stigma, agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” jelas Linda.

Mengawali program kerja tahun ini, DWP Kaltim akan melakukan kunjungan ke DWP perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Langkah ini diharapkan dapat mempererat hubungan dan memperkuat sinergi antaranggota, sehingga seluruh program DWP dapat berjalan lebih solid dan berdampak nyata.(**)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top