Disdikbud Kukar Minta Sekolah Tak Rayakan Kelulusan secara Berlebihan

TENGGARONG, KTV – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) mengimbau sekolah-sekolah di jenjang TK, SD, dan SMP agar tidak menggelar perayaan kelulusan secara berlebihan. Imbauan ini terutama ditujukan kepada sekolah negeri di wilayah Kukar.

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Disdikbud Kukar, Joko Sampurno, menegaskan bahwa kegiatan seperti wisuda dengan toga maupun study tour dianggap tidak sesuai dengan prinsip pendidikan dasar. “Wisuda bukan tradisi untuk jenjang dasar. Selain tidak relevan, kegiatan itu justru bisa membebani orang tua,” ujarnya, Senin (5/5/2025).

Joko menyarankan agar pelepasan siswa cukup dilakukan secara sederhana di lingkungan sekolah, tanpa membebani biaya tambahan. Ia menyoroti pula tren wisuda TK hingga SMP yang menurutnya mengaburkan makna akademik.,

“Dulu wisuda itu simbol akademik tingkat tinggi, sekarang jadi seremonial konsumtif,” jelasnya.

Terkait study tour, Disdikbud juga mengingatkan risikonya yang tidak sebanding dengan nilai edukatif. Selain rawan kecelakaan, kegiatan itu bisa menimbulkan kesenjangan sosial karena tidak semua siswa mampu ikut.

Kebijakan ini didasarkan pada surat edaran Kemendikbudristek serta arahan Bupati Kukar. Meski belum disertai sanksi, Disdikbud berharap seluruh sekolah mengedepankan nilai pendidikan dan karakter, bukan kemeriahan semata.

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top