TARAKAN, KTV – Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Setda Kalimantan Utara (Kaltara) Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P., mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI) Dra. Hj. Arifah Choiri Fauzi, M.Si., mengunjungi Gerai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Sentra Kampung 4 dan UMKM Center Kota Tarakan, Jum’at (9/1).
Pada kesempatan ini, Staf Ahli Wahyuni menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung ketahanan keluarga khususnya di bidang ekonomi dan pelaku UMKM sendiri, sebagian besar adalah perempuan.
“Peranan perempuan saat ini tidak hanya di rumah tangga saja, tetapi juga dituntut untuk berperan aktif bersama suami dalam menopang perekonomian keluarga,” kata Staf Ahli Wahyuni.
Wahyuni menuturkan melalui UMKM, perempuan dapat memperoleh tambahan penghasilan yang berdampak langsung pada kesejahteraan rumah tangga.
Namun disisi lain banyak pelaku UMKM, khususnya perempuan harus berhadapan dengan berbagai tantangan seperti kurangnya akses terhadap informasi dan pelatihan, keterbatasan inovasi produk serta strategi pemasaran yang belum optimal.
“UMKM ini sangat membantu ketahanan keluarga dari sisi ekonomi. Kita tahu banyak persoalan termasuk kekerasan terhadap perempuan, salah satunya dipicu oleh faktor ekonomi. Dengan adanya UMKM setidaknya itu bisa ditekan,” ujarnya.
Staf Ahli Gubernur ini mengingatkan pelaku UMKM agar tidak cepat berpuas diri dalam menghadapi tantangan persaingan khususnya dengan produk luar yang cukup ketat. Ia berharap para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dalam menghadapi berbagai perubahan.
“Kita harus sadar bahwa ketika orang datang ke Kaltara, kita bersaing dengan produk luar. Karena itu UMKM harus terus berinovasi, baik dari segi produk maupun harga agar bisa bersaing,” ujarnya.
Provinsi Kaltara memiliki peluang dan potensi yang cukup besar dalam UMKM seperti produk-produk khas daerah yakni olahan kepiting dan sukun yang belum tentu ditemukan di daerah lain.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berkomitmen mendukung UMKM dengan melakukan pembinaan para pelaku UMKM secara menyeluruh. Tidak hanya pendanaan, tetapi pendampingan dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal hingga akses pembiayaan.
Wahyuni memastikan Pemprov Kaltara akan terus membantu pemasaran produk UMKM dengan melibatkan dalam berbagai kegiatan maupun pameran di dalam wilayah maupun luar wilayah Kaltara.
“Setiap ada kegiatan, kami selalu melibatkan UMKM. Jadi bukan hanya modal tapi pendampingan, pemasaran dan penguatan kapasitas terus kami kawal,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltara Dr. Hj. Hasriyani, SH., MM.(**)





