TENGGARONG, KTV – Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, bersama sejumlah pejabat pemerintah daerah menghadiri prosesi Bepelas malam kelima yang berlangsung di Museum Negeri Mulawarman, Tenggarong, Jumat (26/9/2025).
Bepelas merupakan salah satu rangkaian sakral dalam upacara adat Erau Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Ritual ini digelar setiap malam selama perhelatan Erau, dengan makna memberi semangat dan kekuatan batin bagi Sultan Aji Muhammad Arifin beserta keluarga besar kesultanan.
Sebelum prosesi utama dimulai, para dewa dan belian terlebih dahulu melakukan ritual di sisi luar museum dengan tarian melingkar dan pembacaan mantra. Selanjutnya, mereka memasuki ruang museum untuk mempersembahkan sejumlah tarian, termasuk tari Dewa Memanah dan Tari Kanjar Ganjur Laki Bini.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Kukar mendapat kehormatan untuk turut menari bersama kerabat kesultanan. Plt Kepala Dinas Sosial Kukar, Yuliandris Suherdiman, dan Sekretaris DPRD Kukar, Ridha Darmawan, mewakili pemerintah daerah dalam Tari Kanjar Laki.
Puncak acara ditandai dengan kehadiran Sultan beserta keluarga yang dijemput oleh para dewa dan belian. Setelah prosesi doa dan pembacaan mantra, Sultan menginjakkan kaki di atas gong Raden Galuh, diiringi dentuman meriam sebanyak lima kali berturut-turut.
Ritual Bepelas malam kelima ini diyakini mengandung nilai spiritual yang tinggi, sebagai doa untuk keselamatan dan keberkahan bagi Kesultanan Kutai serta kelancaran seluruh rangkaian upacara adat Erau.





