BEIJING, KTV – Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri peringatan 80 tahun kemenangan China dalam Perang Perlawanan Rakyat di Lapangan Tian’anmen, Rabu (3/9). Kehadirannya sempat tertunda akibat gelombang demonstrasi besar di tanah air.
Prabowo tiba di Beijing pada dini hari, lalu menuju Tian’anmen sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Setibanya di lokasi, ia disambut Presiden China Xi Jinping bersama Ibu Negara Peng Liyuan sebelum sesi foto bersama para pemimpin dunia. Dalam foto resmi, Prabowo tampak berdiri di samping Presiden Rusia Vladimir Putin.
Dari tribun kehormatan Tian’anmen Rostrum, Prabowo duduk bersebelahan dengan Putin dan Perdana Menteri China Li Qiang. Ia menyaksikan parade militer berskala besar yang rutin digelar tiap satu dekade, menampilkan persenjataan modern China seperti tank, pesawat tempur, drone pengintai, rudal hipersonik, hingga sistem pertahanan udara. Acara tersebut turut dihadiri 26 kepala negara dan pemerintahan, termasuk PM Malaysia Anwar Ibrahim.
Selepas parade, Prabowo bersama para pemimpin dunia menghadiri jamuan resmi di Great Hall of the People atas undangan Presiden Xi Jinping. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, meski situasi di dalam negeri masih bergejolak, kunjungan singkat ini menunjukkan komitmen Indonesia memperkuat hubungan strategis dengan Beijing.
Sebelumnya, lawatan ini sempat ditunda karena protes meluas di berbagai kota besar Indonesia yang berujung bentrokan, penjarahan, hingga pembakaran fasilitas publik. Data Komnas HAM menyebut sedikitnya 10 korban jiwa dalam kerusuhan tersebut. Aparat memperketat pengamanan di Jakarta demi menjaga stabilitas.
Kehadiran Prabowo di perayaan akbar tersebut menegaskan posisi Indonesia yang tetap aktif di panggung internasional, sekaligus memperkuat kerja sama strategis dengan China dan mitra global lainnya.





